Langgengsari
@Langgengsari
 Langgengsari
 Langgengsaribakery

Pimpinan

Galery

 

Banyak orang batal menjadi pengusaha karena tidak memiliki modal. Sesungguhnya modal itu penting tapi bukan yang utama. Yang utama adalah ide. Uang berapapun tidak akan menghasilkan keuntungan jika tidak memiliki ide. Saya bisa memberikan contoh: Jika kita mempunyai uang 100 juta tetapi kita tidak punya ide usaha, maka uang itu akan habis pelan dan cepat, sebaliknya jika seseorang memiliki ide, maka uang akan datang sendirinya. Banyak pengusaha yang memulai tanpa modal sama-sekali, dan pada akhirnya perbankan berebut menawarkan modal kepadanya. 

Untuk memulai usaha, sekali lagi bukan modal uang yang dibutuhkan. . Kita bisa ambil barang/bahan baku dulu kepada distributor, bayarnya belakangan. Sementara kita tidak memiliki uang, pakailah uang orang lain. Cukup sederhana bukan.Tentu dengan kepercayaan, Masalahnya tinggal bagaimana Kita menggunakan modal yang diberikan ALLAH, Tubuh dan akal kita untuk memakai uang distributor/orang lain.

Metode yang sederhana saja. Kita tidak pernah memikirkan macam macam, kita lakukan saja semudah kita buang air di WC. Kita tidak pernah memikirkan bagaimana cara buang air, begitu saja terjadi dan selesai. Kita sukses buang air. Kita tidak pernah memikirka apakah kita akan gagal dalam buang air, jika kita gagal buang air, kita tinggal makan papaya aja. Jika ditengah perjalanan ada kegagalan, itu merupakan hal yang sangat biasa. Dengan demikian kita memiliki pengalaman, anggap saja hal itu merupakan biaya kuliah kita, Lebih baik kita gagal di awal daripada gagal di akhir. Dan bangkit cari ide lagi.

Semakin banyak pengusaha, maka semakin banyak lapangan kerja yang tersedia dan semakin banyak pengangguran yang bisa diserap.jika setiap usaha merekrut 5 pegawai, maka jika tumbuh 1 juta pengusaha, akan tersedia 5 juta lapangan kerja. Dengan tersedianya lapangan kerja, maka daya beli masyarakat akan meningkat dan pada akhirnya mengurangi angka kemiskinan. Oleh karena itu jumlah pengusaha harus ditingkatkan lagi agar semakin banyak orang tertolong.

Pada sisi lain, pengusaha juga merupakan penyumbang pajak bagi pemerintah. Sebagaimana diketahui, APBN kita 70% lebih dibiayai oleh pajak. Jika jumlah pengusaha semakin banyak maka, jumlah penerimaan Negara akan makin meningkat dan lebih banyak yang bisa dilakukan pemerintah untuk masyarakatnya.( makanya Pemerintah harus perhatikan pengusaha kecil yang riil,jangan digusuri/disingkirkan pedagang2 kecil,penghasilan mereka lebih besar daripada satpol PP) untuk kesejahteraan bersama Rakyat Indonesia yang berkembang dan maju terusUMKM

Ditulis Tanggal 17-February-2015
Di Group artikel Kategori catatan
    Komentar
    Nama
    Email
    Web
    Komentar

    Catatan

    Ingin Usaha Sukses dalam Kebaikan dan bertahan Langgeng selamanya Wajib Rubah Pola Pikir

    Merubah Pola Pikir yang NEGATIF menjadi POSITIF! Gampang To! Gitu aja kok rumit! Jauhi Sifat-sifat NEGATIF antara lain sifat agresif,bersaing tdk sehat, egois, tidak Jujur dll MENJADI POSITIF / BAIK! Contoh dari NABI MUHAMMAD SAW ;Shidiq : jujur dan berani, Amanah : dipercaya, Tabligh :bertanggung jawab, Fatonah : mempunyai Kecerdasan serta peduli terhadap lingkungan. Kecerdasan Qolbu/Otak Hati jauh lebih HEBAT dari Kecerdasan Otak Kepala.Dr. J. Andrew ArmourOtak di jantung yang berupa sistem saraf instristik yang kompleks (complex intrinsic nervous system) Otak jantung / Otak Hati memiliki 40.000 sel saraf yg mampu mendeteksi adamya perubahan hormon, zat kimia saraf dan informasi yg berada di jantung, untuk kecepatan menyimpan data, Baca Selengkapnya .

    Mengenai modal

    Banyak orang batal menjadi pengusaha karena tidak memiliki modal. Sesungguhnya modal itu penting tapi bukan yang utama. Yang utama adalah ide. Uang berapapun tidak akan menghasilkan keuntungan jika tidak memiliki ide. Baca Selengkapnya .

    Usaha oh Usaha

    Di Indonesia sangat jarang yang ingin menjadi pengusaha sebab imag lama melekat di masyarakat kita enggan menjadi pengusaha, mayorits habis sekolah/ kuliah lalu jadi pekerja yang gak mengandung resiko, menjadi pengusaha karena takut akan bankrut, takut akan tertipu dll. ...Okelah tidak masalah… pertahankan berprofesi sebagai karyawan, tapi tetap sambil berwirausaha/berdagang. coba2 saja belajar, tdk usah malu2 belajar dengan pengusaha yang sukses/mengikuti Seminar dll, naah setelah penghasilan tiga kali lipat baru deh terjun menjadi Pedagang.. GampangTo! yang harus ditanamkan adalah semangat kerja keras,tidak setengah setengah dan Integritas WAJIB! Baca Selengkapnya .

    Marketing

    Transfer BCA
     
    Transfer Mandiri
    Flag Counter